Menjadi seorang blogger pekerjaannya adalah menulis. Apa yang ditulisnya? Apa saja yang penting tulisan tersebut bermanfaat buat pembaca. Namun ada kalanya seorang blogger menemui jalan buntu saat hendak menulis artikel, mentok kehabisan ide, nah lho! Sobat juga sering mengalami nya, ya'kan?
Membaca blog seorang teman saya menemukan kalimat begini: Jika anda dapat berpidato dengan lancar, itu karena isi atau materi yang akan anda sampaikan telah tersusun dengan rapi dan telah dipersiapkan dengan matang. Begitu pula dengan menulis.
Menulis adalah sebuah aktivitas yang disengaja. meskipun bisa saja lahirnya dari kondisi yang tidak disengaja. Misalnya mempunyai pacar baru (lalu timbul ide untuk menulis puisi cinta, cieeeee...) atau habis naik gaji atau jabatan, lalu posting di blog biar keliatan kereeeennn....(pamer!) atau bisa juga dapat ide untuk pengembangan kualitas konten blog dan lain-lain. Menulis adalah sebuah aktivitas yang membutuhkan niat dan kemauan, karena segala sesuatu yang dilakukan dengan rasa suka dan dibarengi dengan niat yang tulus tentunya akan menghasilkan karya yang bagus.
Jadi apa point-nya? Menulis tidak akan berefek apa-apa bila kita melakukannya tanpa persiapan yang matang. Jadinya hanya lurus, gak memiliki greget dan biasa-biasa saja, ibaratnya seperti sayur tanpa garam, alias hambar. Lama-lama bosan sendiri dan akhirnya gak jadi menulis, sayang 'kan?
Kembali ke soal kehabisan ide. Mungkin mungkin
maksudnya adalah ketika menulis, sedikit sekali yang bisa dituangkan,
sehingga yang tertulis pun sedikit karena mentok, tidak tahu lagi apa
yang harus dituliskan. Hal ini disebabkan karena beberapa hal,
diantaranya: belum matangnya poin-poin yang hendak disampaikan,
kurangnya informasi dan jenuh. Jenuh? Iya, otak yang sudah jenuh tidak bisa bekerja maksimal bila terus dipaksakan.
Lalu apa dong solusinya biar bisa menulis dengan baik dan berkualitas? Ada beberapa tips yang bisa sobat lakukan agar kualitas tulisan kita menjadi lebih baik, diantaranya:
1. Lakukan persiapan secara matang, baik materi maupun pokok masalah yang ingin sobat tuangkan. Materi tulisan bisa berasal dari pertanyaan: "Apa ya, yang dicari para pembaca blog?" atau "Informasi apa ya, yang sedang trend saat ini dan ingin diketahui oleh para pembaca?"
2. Ide menulis paling banyak berasal dari pengalaman pribadi. Maka setiap kejadian yang kita alami, tuliskanlah dalam secarik kertas sebagai bahan pengingat. Yang ringan-ringan saja, hindari menulis hal-hal yang sekiranya memberatkan dan tidak kita pahami
3. Lakukan research atau pendalaman materi tentang topik yang ingin kita bahas untuk memperluas wawasan dari berbagai sudut pandang. Bahkan ketika tidak sedang menulispun biasakan mempelajari
topik-topik yang disukai melalui berbagai media. Membaca merupakan poin
penting yang dapat memperkaya pengetahuan. Orang yang suka menulis pasti suka membaca.
4. Kumpulkan ide-ide yang berceceran, buat catatan-coretan kecil, rangkum menjadi satu-kesatuan setelah sesuai keinginan, lakukan persiapan terakhir mulai dari kelengkapan alat tulis, secangkir kopi bila perlu dan jangan lupa siapkan fisik dan mental, haha..kayak mau perang aja!
5. Dengan melakukan pokok-pokok bahasan diatas, tibalah kita melakukan langkah terakhir, Mulai menulis. Tanyakan pada diri sendiri, apakah pokok-pokok pembahasan tadi sudah ada jawabannya? Apakah para pembaca akan tertarik untuk membacanya? Apakah artikel yang kita tulis ini bermanfaat? Bila sudah menemukan jawabannya dapat dipastikan pembaca tidak ingin melewatkannya karena informasi yang kita berikan sangat ingin mereka ketahui dan dapat memberi manfaat.
6. Setelah semuanya oke, mulailah menulis. Setelah memaparkan berbagai permasalahan dan menemukan jawaban-jawabannya, maka sobat tidak perlu berpikir terlalu berat, santai saja. Hanya mengingat, merancang dan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Setelah selesai lakukan cek and ricek. Bilamana ada yang dirasa tidak terlalu penting maka edit atau hilangkanlah.
7. Jika saat menulis sobat menemui jalan buntu, berhentilah sejenak, tinggalkan laptop, berjalanlah keluar sebentar, hirup udara segar, tarik napas pelan-pelan dan rileks. Rasakan perbedaanya, anda akan kembali segar dan ide-ide akan segera muncul dengan derasnya.
8. Poin terakhir, ini yang tidak kalah penting yatu cheking. Apakah tulisan sudah siap untuk diterbitkan? Apakah masih ada yang kurang? Jangan terburu-buru. Apabila ada yang terlewatkan, jangan publish dulu. Saatnya melakukan review. Apakah sobat puas membacanya? Jangan ragu untuk menilai karya sendiri, setelah itu serahkan kepada pembaca untuk menilainya.
Saya rasa sekian saja tulisan saya kali ini. Tidak heran jika ada ungkapan, a blogger is an author... Seorang blogger adalah seorang penulis (seseorang yg memiliki otoritas). Sungguh aneh bukan jika mengaku blogger, tapi gak punya tulisan alias mengandalkan tulisan orang lain?
Sobat sudah siap? Mulailah menulis, menulis dengan ide dan kreatifitas sendiri itu lebih mulia daripada sekedar copy paste dari hasil karya orang lain.
Salam.